Mulai nulis lage nehhhhh…… :)


Akhirnya aku nulis lagiiii…!!!  Hip..hip…. HoRrAaYyYyY,…..!!!!!!!!!! ^0^~

setelah sekian lama aku menelantarkan blog ku iniii….. gara2 nya aku lupa sama password nie….. hehehehhehehe…….

Aku nemuin beberapa artikel yang aku ambil dari internet, tentang beberapa masalah orang dengan fisiknya…..Aku berharap ajah temen2 yang baca bisa ambil pelajaran dari semua ini…. Oce?????……….

Terlihat Tua, Victoria Beckham Operasi Plastik

Astaga!HidupGaya – Apapun akan dilakukan para selebriti untuk tetap terlihat cantik. Dengan modal finansial yang kuat, mereka tak ragu untuk melakukan operasi kecantikan. Seperti yang hendak dilakukan Victoria Beckham. Kok?

Setelah sabar menunggu tiga bulan untuk menata rambut, istri David Beckham itu rupanya punya kekhawatiran baru, terutama pada bagian leher yang mulai terlihat kerutan. “Vic bilang kerutannya jadi terlihat pasca potong rambut. Makanya, dia sangat serius untuk mempertimbangkan operasi plastik,” kata seorang sumber.

Ditelusuri lebih jauh, potongan pendek yang dimiliki ibu tiga anak itu memang sudah diinginkan sejak lama. Tapi hal itu juga membuatnya terlihat lebih tua.

“Dari dulu dia memang ingin rambut pendek, berwarna coklat gelap sehingga membuatnya terlihat lebih muda. Tapi sekarang, dia malah khawatir dengan rambut pendeknya itu akan memperlihatkan kekurangannya, terutama paga bagian hidung. Itu membuatnya terlihat jadi sedikit tua,”jelas sumber itu lagi

Sumber : http://www.astaga.com/Terlihat%20Tua,%20Victoria%20Beckham%20Operasi%20Plastik

Komen ku : Silahkan aja mbak operasi plastik…hehehe….kan banyak duitnyaaaa,,,,, 🙂

Aku Suntik Maka Aku Menarik oleh Anton Muhajir

Pilihan waria agar tampil menarik: minum pil KB dan suntik hormon, suntik silikon, dan operasi plastik. Risikonya susah ereksi, sakit setengah mati, hingga mati beneran.

Bagi Edi Purwanto tubuh adalah penjara. Semua ciri di tubuhnya: pundak dan dagu lebar, lengan berotot, dada rata, dan jakun di leher jadi pembatas kebebasannya. Dia terkekang dengan ciri-ciri maskulin itu. “Jiwaku seperti terjebak pada tubuh,” katanya. Eta, begitu dia biasa dipanggil, merasa tubuh yang dimilikinya sejak lahir kurang menarik.

Maka dia mengubah tubuhnya. Bagi Eta, kadang dipanggil Cinta, bukan jiwa yang harus mengikuti tubuh. Tapi sebaliknya, tubuh yang mengikuti jiwa. Dia pun mengkontruksi –demikian Michel Foucault menyebut- tubuhnya kembali dengan segala daya. Meskipun risikonya kematian.

Secara biologis Eta terlahir sebagai laki-laki. Ketika kelas V SD di Jember, Jawa Timur, dia sadar secara psikologis dia perempuan. Dia memilih bermain dengan teman-teman perempuannya. Dia juga senang menari. Usai lulus SMA, pada 1995, Eta pertama kali bercinta dengan pria sepupunya. Karena ketahuan tantenya, dia diusir dari rumah. Kabur ke Surabaya. Di kota pahlawan inilah perubahan pertama tubuhnya dilakukan. Alasannya iseng.

Meski kurang lancip, semula Eta cukup puas dengan bentuk dagunya yang agak oval. Tapi dia bersedia saja ketika ada temannya iseng-iseng menawarkan jasa suntik gratis. Setelah disuntik dengan silikon, eh, bentuk dagunya bukan bertambah menarik malah tambah rusak. “Mukaku menceng. Miring,” katanya.

Mami, sebutan Eta pada waria yang mengajaknya, kecewa melihat hasil tersebut. Mami itu sehari-hari menyuntik wajah waria lain agar lebih menarik. Dia pun menyuntik dagu Eta untuk memperbaikinya. Setelah dagunya makin menarik, Eta dijadikan alat promosi ke waria lain. “Mamiku kan juga orang yang biayai hidupku. Jadi aku mau aja,” ujarnya. Hasil suntikan itu memang memuaskan Eta. Dagunya lebih lancip.

Selesai suntik di dagu, dia kemudian suntik di hidung. Sejak awal dia sebenarnya ingin mengubah bentuk hidungnya, “Hidungku memang nggak terlalu bagus.” Tapi karena belum punya duit, dia menundanya. Kini hidungnya lebih mancung dan tipis dibanding sebelum suntik.

Tapi untuk mendapat bentuk wajah memuaskan itu, Eta harus melawan rasa sakit. Bayangkan: jarum suntik itu masuk ke tulang hidung Anda tanpa pembiusan. Sambil menahan sakit, Anda harus melihat jarum itu dimasukkan pelan-pelan ke tulang hidung. Satu. Dua. Tiga kali jarum itu masuk hidung Anda.

Itu yang dialami Eta. Bagian hidung yang hendak disuntik hanya diolesi alkohol. Untuk antisipasi agar tidak infeksi, dia minum anti-biotik. Lalu jarum dimasukkan dari bagian bawah, tengah, dan atas. Tiap satu kali suntik, jarum itu memasukkan satu sepet silikon. Suntik di bagian bawah tidak terlalu sakit karena masih ada sedikit daging dan lunak. Di bagian atas dan tengah yang sakitnya tak terkira. “Aku sampai nangis,” aku Eta.

Penyuntikan itu harus dilakukan tiga tahap. Pertama dasar. Kedua pembentukan. Ketiga finishing. Selisih waktu antar-tahap tak boleh lama. Paling lama seminggu. Sebab tulang hidung termasuk keras. Kalau terlalu lama, silikon yang disuntik pertama akan membeku sehingga kulitnya kembali normal. Padahal saat suntik silikon, kulit tidak boleh normal dulu. Kalau sudah kembali normal, pori-porinya akan beda. Perbedaan pori-pori ini akan menyusahkan penyuntikan selanjutnya. “Bisa-bisa posisinya berbeda,” katanya. Posisi suntikan yang berbeda akan mengubah bentuk hidung lebih jelek lagi.

Setelah bentuk dagu dan hidung lebih menarik, Eta mengaku cukup puas. Namun masih ada bagian tubuh yang belum memuaskan, dada. Tapi karena takut sakit –dan belum ada duit. “Itu yang paling penting,” Eta tertawa- maka Eta menerima bentuk seperti semula, rata.

Sumber : http://www.balebengong.net/budaya/2007/07/15/aku-suntik-maka-aku-menarik.html

Komen ku : tidak menerima diri apa adanya termasuk dosa loh !

Berubah jd ‘Monster’ Setelah Suntik Wajahnya dgn Minyak Goreng

MENYESAL kemudian tiada berguna. Ungkapan itu pantas berlaku bagi Hang Mioku, 48 tahun. Betapa tidak, kini wajah perempuan ini rusak berat akibat berkali-kali menjalani operasi plastic. Mioku kini hanya bisa menangis dan menangis karena wajahnya telah berubah menjadi ‘monster’.

Sebenarnya wajah asli Hang Mioku relative cantik dan manis. Sayangnya wanita asal Korea ini tidak puas dengan apa yang dikaruniakan Tuhan padanya. Pada usia 28 tahun ia mulai memvermak wajahnya. Operasi plastic pertama dijalaninya di Jepang. Sejak itu ia seperti ketagihan, bolak-balik melakukan operasi karena ia merasa tidak puas dengan hasilnya. Dia seolah tak menyadari kalau wajahnya telah berubah total.

Alih-alih menjadi cantik, malah orang lain menjadi takut melihatnya. Anehnya, Mioku merasa wajahnya cantik. Sampai akhirnya dokter ‘menyerah’ menolak mengoperasi Mioku lagi. Dokter menilai Mioku menderita gangguan jiwa. Dia terobsesi membuat wajahnya menjadi cantik sehingga berulan-ulang melakukan operasi plastic.

Awalnya orangtuanya tak mengenali Mioku yang memang telah berubah total. Betapa terkejutnya mereka ketika sang anak menangis dan menceritakan apa yang dialami. Orangtuanya pun membawa Mioku ke dokter untuk mendapat perawatan. Tapi yang pertama adalah ia menjalani perawatan psikologi karena diduga jiwanya ‘bermasalah’.

Dokter juga menyarankan ia menjalani pembedahan, namun biayanya ternyata amat mahal. Pengobatan jiwa tak tuntas, pembedahan tak bisa dijalankan karena tak ada biaya, membuat Mioku kembali pada kebiasaan lamanya ‘mengotak-atik wajah’.

Kebetulan ia bertemu dengan seorang dokter yang mengajarinya cara menyuntik sendiri wajahnya. Dokter itu member jarum suntik dan silicon, dan mempraktekan cara menyuntik wajah. Sejak itu Mioku rajin bereksperimen, apalagi pasokan silicon dengan mudah ia dapat. Sampai suatu ketika, entah bagaimana, Mioku mendapat ide menyuntikkan minyak goreng ke wajahnya.
Mukanya menjadi begitu mengerikan dan menakutkan orang-orang di sekitarnya. Ya maklum saja, wajanya jadi melebar tak karuan, sementara tubuhnya kecil. Ia memang mirip monster berjalan. Masih untung jiwanya selamat.

Kisah Hang Mioku ini dipublikasikan di televise Korea. Banyak penonton yang simpati melihat nasibnya dan mereka mengirim bantuan dana untuk tambahan biaya pembedahan wajahnya. Memang tidak bisa mengembalikan seperti semula, tapi setidaknya mengecilkan kembali wajahnya.
Pada operasi pertama, dokter berhasil mengeluarkan 60 gram bahan asing dari wajahnya dan 200 gram dari lehernya. Wajahnya kini jauh lebih baik, tapi tetap rusak dan tak berbentuk. Kini Hang menyesali perbuatannya dan mengenang wajahnya ketika belum dioperasi 20 tahun lalu. ***

Sumber : http://www.matabumi.com/berita/berubah-jd-%2523039%3Bmonster%2523039%3B-setelah-suntik-wajahnya-dgn-minyak-goreng

Komen ku : mending minyaknya buat saya,, sekarang sembako mahal… ekekekeke

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s